Dini hari tadi, Juventus kembali menelan kekecewaan di kandang sendiri. Di Stadion Allianz, mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Sassuolo. Padahal, tiga poin penuh sangat mereka butuhkan.
Bianconeri sempat unggul lebih dulu, kok. Di babak pertama, Kenan Yildiz berhasil memecah kebuntuan. Gol itu tercipta berkat umpan panjang Mattia Perin yang langsung disambar sang talenta muda. 1-0 untuk Juve.
Namun begitu, suasana berubah di babak kedua. Sassuolo tampil lebih berani dan solid. Usaha mereka terbayar di menit ke-53. Andrea Pinamonti, dengan tenang, menyamakan kedudukan. 1-1. Skor itu bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Luciano Spalletti, sang pelatih, jelas tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Dia merasa timnya terlalu banyak menyia-nyiakan peluang.
"Ketika Anda bermain dengan empat bek, Anda harus mengalirkan bola ke lebar lapangan dan mengepung mereka, sehingga Anda bisa menciptakan situasi satu-lawan-satu. Saya terus menginstruksikan mereka untuk mencari Yildiz dan Conceicao, karena Sassuolo terdesak hingga ke area penalti mereka sendiri," ujar Spalletti kepada Sky Sport Italia.
"Jika Anda bermain melalui tengah dan kehilangan bola, Anda akan kesulitan untuk merebutnya kembali. Jika Anda kehilangannya di sisi sayap, Anda bisa menghentikan serangan balik dan memenangkannya kembali dengan cepat. Sebaliknya, kami membuat keputusan yang pada akhirnya harus dibayar mahal."
"Kurang ada kedewasaan dalam bermain. Kami kebobolan gol penyeimbang, menciptakan cukup banyak situasi yang mirip dengan proses gol Sassuolo kami setidaknya punya 10 peluang seperti itu namun kami tidak cukup reaktif."
Spalletti memberi contoh. Proses gol mereka sendiri sebenarnya bagus. Perin langsung melepas umpan ke Conceicao usai sepak pojok lawan, dan pemain Portugal itu memberi assist untuk Yildiz. Keputusan yang tepat.
"Tapi Conceicao punya enam situasi serupa lainnya di babak pertama saja di mana ia salah memilih opsi, atau melakukan tembakan yang buruk. Ketika Anda tidak mengeksekusi peluang yang Anda ciptakan, pada akhirnya Anda akan membayar harganya."
"Melihat peluang-peluang yang ada dan cara kami menggempur ke depan hingga akhir laga, saya rasa jika kami menang, maka itu layak didapatkan," pungkasnya.
Hasil seri ini membuat Juventus tetap terpaku di posisi lima klasemen dengan 54 poin. Posisi empat besar masih jauh. Di sisi lain, Sassuolo bisa sedikit lega. Satu poin itu menempatkan mereka di urutan kesepuluh dengan 39 poin.
Artikel Terkait
Kim Jong Un Diduga Siapkan Putrinya sebagai Penerus, Gaya Busana Kim Ju Ae Jadi Strategi Politik
Mantan Bos Sritex Iwan Setiawan Divonis 14 Tahun Penjara atas Korupsi Kredit Perusahaan
AHY Dorong Koridor Hijau Jadi Standar Baru Infrastruktur Nasional
Program Cek Kesehatan Gratis Capai 100 Juta Peserta, 663 Ribu Anak Terindikasi Hipertensi