Christy Jusung Lihat Kiri-Kanan Sebelum Pacaran, Trauma Dua Kali Cerai

- Rabu, 19 November 2025 | 10:10 WIB
Christy Jusung Lihat Kiri-Kanan Sebelum Pacaran, Trauma Dua Kali Cerai

Christy Jusung Ungkap Kriteria Cari Pasangan Setelah Dua Kali Gagal Menikah

Jakarta - Pengalaman pahit dua kali perceraian membuat artis Christy Jusung lebih berhati-hati dalam memilih pasangan hidup. Wanita 42 tahun ini mengibaratkan proses pencarian pasangan seperti menyebrang jalan yang memerlukan kewaspadaan tinggi.

"Bagaikan orang nyebrang. Harus lihat kiri-kanan dulu," ujar Christy dalam tayangan Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Selasa (18/11).

Meski telah lebih dari sepuluh tahun berstatus janda, Christy mengaku tak terburu-buru mencari pengganti. Ia justru mengambil hikmah dari dua pernikahan sebelumnya yang kandas di tengah jalan.

"Tapi aku lebih ambil masa lalu itu jadi pelajaran yang berharga aja," tuturnya.

Christy mengungkapkan, fokus utama saat ini adalah kebahagiaan diri sendiri dan anak semata wayangnya, Bintang Pratama, hasil pernikahan dengan Hengky Kurniawan pada 2008.

Untuk mengusir kesepian, ibu satu anak ini punya cara jitu. Christy kerap menonton drama Korea hingga menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga dan teman-teman terdekat.

"Apa pun yang aku jalanin, itu aku syukuri dan aku berusaha apa pun itu ya aku harus merasa bahagia," tegasnya.

Christy menjelaskan, "Aku bisa nonton drakor, terus curhat sama teman-teman, pergi sama teman-teman. Pergi sama anak, pergi sama keluarga. Banyak sih hal-hal positif bisa kita lakuin."

Riwayat pernikahan Christy memang tak mulus. Pernikahan pertamanya dengan Hengky Kurniawan berakhir cerai pada 2012. Setahun kemudian, ia menikah dengan pengusaha Jay Alatas, namun kembali berpisah pada 2014.

Kini, setelah melalui proses introspeksi, Christy memastikan tak akan gegabah memutuskan hubungan asmara berikutnya. Setiap langkah akan dipertimbangkan matang-matang demi menghindari repetisi kisah sedih masa lalu.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar