Everton memberikan pertunjukan yang mengesankan di Goodison Park dini hari tadi. Menghadapi Chelsea, mereka tampil perkasa dan meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0. Poin penuh ini jelas sangat berharga bagi perjalanan mereka di Premier League musim ini.
Laga langsung panas. Kedua tim saling serang sejak wasit meniup peluit awal. Namun, Everton-lah yang lebih dulu bisa merayakan. Beto, sang striker, dengan tenang menuntaskan umpan matang dari James Garner. Gol itu seketika membakar suporter tuan rumah.
Kebobolan membuat Chelsea berusaha bangkit. Mereka menekan, mencoba mencari celah. Tapi, lini pertahanan Everton terlihat sangat solid dan disiplin. Chelsea kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Ruang di depan Jordan Pickford dijaga ketat.
Memasuki babak kedua, intensitas tetap tinggi. Namun, sekali lagi Everton yang lebih efektif. Di menit ke-63, Beto menggandakan keunggulan. Ia memanfaatkan umpan Idrissa Gueye dan, harus diakui, sedikit kesalahan dari kiper Chelsea, Robert Sanchez. Sanchez tampak kecewa dengan dirinya sendiri.
Beto benar-benar menjadi momok bagi pertahanan The Blues. Bukan hanya mencetak gol, di menit ke-77, sundulannya berhasil diteruskan oleh Iliman Ndiaye ke dalam gawang. Sanchez hanya bisa memandang bola untuk ketiga kalinya. Gol itu sekaligus mengunci kemenangan mutlak bagi The Toffees.
Kemenangan ini mengubah peta klasemen. Everton melompat ke posisi ketujuh dengan koleksi 46 poin. Mereka sekarang cuma selisih dua poin dari Chelsea yang di peringkat enam, dan tiga poin dari rival sekota, Liverpool, yang berada di posisi kelima. Persaingan untuk zona Eropa jadi semakin seru.
Berikut susunan pemain yang turun dalam pertandingan:
Everton: Pickford; O'Brien, Tarkowski, Keane, Mykolenko; Garner, Gueye (Rohl 90'); McNeil (Branthwaite 79'), Dewsbury-Hall (Iroegbunam 90'), Ndiaye; Beto (Barry 82').
Chelsea: Sanchez; Gusto (Garnacho 47'), Fofana, Hato, Cucurella; Lavia (Santos 58'), Caicedo (Tosin 79'); Palmer, Enzo, Neto (Estevao 72'); Pedro (Delap 79').
Artikel Terkait
Tawuran di Cipinang Berujung Tragis, Warga Tewas Tertemper Kereta Saat Coba Melerai
Saksi Ungkap Dua Terdakwa Penyiraman Air Keras ke KontraS Berbelit soal Luka Bakar di Wajah
Guru SLB di Magetan Hadang Bus Nekat Terobos Lampu Merah, Sopir Akhirnya Minta Maaf
Indonesia Desak Semua Pihak Menahan Diri Usai Serangan Rudal dan Drone ke Kilang Minyak UEA