Suasana di halaman tengah Istana Negara, Sabtu (21/3) sore itu, ramai namun tetap khidmat. Warga memadati tenda-tenda yang berdiri, menikmati sajian Lebaran. Tiba-tiba, keriuhan sedikit berubah menjadi sorak-sorai. Presiden Prabowo Subianto muncul, tiba sekitar pukul tiga sore.
Dia tak sendirian. Putranya, Didit Hediprasetyo, setia mendampingi di sampingnya. Sang Presiden tampak santai dengan baju koko putih, sementara Didit mengenakan koko berwarna biru. Mereka langsung menyapa, berbaur dengan warga yang hadir.
“Pak Prabowo, Pak Prabowo!”
Teriakan itu bersahutan dari berbagai penjuru. Beberapa pengunjung yang sedang makan pun langsung berhenti, berebut mengulurkan tangan untuk sekadar bersalaman. Ada juga yang berteriak, “Hidup Pak Prabowo!”
Prabowo pun merespons. Dengan sabar, dia berjalan mengelilingi area, terutama di sepanjang jalur antrean makanan. Dia menyalami siapa saja yang dijumpainya. Di sisi lain, Didit tampak tak kalah sibuk. Beberapa warga mengajaknya untuk berfoto bersama, dan dengan ramah dia melayani.
Artikel Terkait
Jakarta Tawarkan Opsi Mudik ke Ibu Kota dengan Beragam Insentif Jelang Lebaran
Indonesia Siaga Karhutla, Refleksi 1998: Antara Faktor Alam, Kesalahan Manusia, dan Pelajaran Diplomasi
Lima Orang Terluka dalam Tabrakan Dua Mobil di Jalan Raya Bojonegoro
Korlantas Terapkan Sistem One Way di Tol Cikampek Akibat Lonjakan Arus Lebaran