Bagi umat Islam di Indonesia, tahun 2030 nanti bakal jadi momen yang cukup unik. Bayangkan, dalam rentang satu tahun kalender Masehi, kita berpotensi menjalani ibadah puasa Ramadan sebanyak dua kali. Sementara Idul Fitri, hanya akan dirayakan sekali saja.
Menurut penjelasan Thomas Djamaluddin, Peneliti dari Pusat Riset Antariksa BRIN, fenomena langka ini memang mungkin terjadi. Dasarnya sederhana, tapi sering luput dari perhatian: selisih panjang antara tahun Hijriyah dan tahun Masehi.
"Karena 1 tahun Hijriyah sekitar 354 atau 355 hari. Padahal tahun Masehi 365 atau 366 hari," tuturnya.
Nah, selisih sekitar 10-11 hari itulah yang perlahan-lahan menggeser tanggal-tanggal Hijriyah. Akumulasinya, dalam siklus tertentu, bisa membuat bulan Ramadan 'menyapa' dua kali dalam satu tahun Masehi. Kira-kira begini perkiraan rincinya:
Ramadan 5-6 Januari 2030
Idul Fitri 4 Februari 2030
Artikel Terkait
Ancol dan TMII Buka di Hari Pertama Lebaran, Ragunan dan Monas Libur
Xiaomi Siap Luncurkan Redmi 15A 5G di India, Bawa Baterai 6300 mAh
Menag Perkirakan Jemaah Salat Id di Istiqlal Capai Lebih dari 500 Ribu Orang
Wapres Maruf Amin: Kelola Perbedaan Jadi Simfoni, Jangan Sumber Konflik