Hari raya Idul Fitri di Aceh Tamiang pagi ini terasa istimewa. Presiden Prabowo Subianto memilih untuk melaksanakan sholat Id 1447 Hijriah di Masjid Darussalam, yang terletak di Kampung Simpang, Karang Baru. Udara pagi yang sejuk menyambut kedatangannya.
Dengan mengenakan baju koko putih dan peci hitam, Presiden tampak khidmat. Ia tak sendirian. Di sampingnya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem turut mendampingi. Rupanya, sejumlah pejabat tinggi negara juga hadir dalam kesempatan yang berbahagia ini.
Kalau diamati, ada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Lalu Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga terlihat. Wakil Menteri Pertanian Sudaryono turut hadir. Tak ketinggalan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun berada di lokasi, memastikan segala sesuatunya berjalan lancar.
Nah, usai menunaikan ibadah sholat, agenda Presiden tak berhenti di situ. Istana Negara justru akan dibuka lebar-lebar untuk rakyat. Sekitar 5.000 orang dari masyarakat umum diundang untuk halalbihalal dan silaturahmi langsung di sana.
“Kalau di istana, siang kami menyiapkan halalbihalal, silaturahmi, untuk seluruh warga masyarakat yang mau berkunjung,”
kata Seskab Teddy Indra Wijaya memberi konfirmasi.
Menurutnya, pintu Istana akan dibuka untuk umum mulai setelah sholat Zuhur. Bakal berlangsung sampai sore hari, dengan sistem kunjungan bergilir. Tujuannya sederhana: biar semua nyaman dan tertib.
“Ya lima ribuan mungkin, seperti tahun lalu. Tentunya kita siapkan di dalam, nanti bila tidak muat, di luar juga sudah disiapkan oleh Pak Mensesneg tenda, kemudian nanti bergantian masuk,”
jelas Teddy lagi soal perkiraan jumlah tamu.
Soal jamuan, pemerintah sudah menyiapkan segalanya. Hidangan khas Lebaran seperti ketupat dan lauk-pauknya tentu ada. Suasananya diatur agar ramah untuk keluarga. Buat anak-anak, disiapkan juga sedikit hiburan agar mereka tak bosan.
“Ada makan siang, ada silaturahmi, ada ketupat dan sebagainya. Istana terbuka untuk umum, itu siang sampai sore hari. Seperti tahun lalu, istana dibuka untuk rakyat, nanti disiapkan berbagai macam makanan dan sedikit hiburan untuk anak kecil begitu ya kira-kira,”
tuturnya melengkapi informasi.
Pada intinya, momen seperti ini diharapkan bisa jadi perekat. Sebuah kebersamaan nyata antara pemerintah dan masyarakat di hari yang fitri. Silaturahmi dan nilai-nilai persatuan nasional, itulah yang ingin ditegaskan kembali melalui acara terbuka ini.
Artikel Terkait
Mensos Gus Ipul Bantah Mark-Up Harga Sepatu Sekolah Rakyat, Sebut Pagu Rp700 Ribu Bukan Harga Riil
Polisi Lakukan Penangkapan Paksa terhadap Pimpinan Ponpes di Pati yang Mangkir dari Pemeriksaan Kasus Pemerkosaan Santriwati
Pemerintah Targetkan Subsidi Kendaraan Listrik Mulai Juni 2026 untuk Dorong Ekonomi dan Tekan Konsumsi BBM
Oknum TNI Diduga Pukul Penjaga Warung hingga Rusak Etalase di Kemayoran, Pelaku Justru Klaim Luka Tusuk