Oknum TNI Diduga Pukul Penjaga Warung hingga Rusak Etalase di Kemayoran, Pelaku Justru Klaim Luka Tusuk

- Selasa, 05 Mei 2026 | 15:35 WIB
Oknum TNI Diduga Pukul Penjaga Warung hingga Rusak Etalase di Kemayoran, Pelaku Justru Klaim Luka Tusuk

Sebuah video yang memperlihatkan keributan di sebuah warung di kawasan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, viral di media sosial. Peristiwa tersebut diduga melibatkan seorang prajurit TNI dengan penjaga warung.

Dalam rekaman yang beredar pada Selasa (5/5/2026), terlihat awalnya terjadi cekcok antara penjaga warung seorang wanita dan pria dengan seorang pria pembeli yang mengenakan baju hitam dan helm putih. Adu mulut itu kemudian berubah menjadi pemukulan yang dilakukan oleh pria pembeli tersebut. Ia menyerang wanita penjaga warung terlebih dahulu, lalu pria penjaga warung berusaha melindunginya dengan memberikan perlawanan.

Namun, pria pembeli itu kembali melayangkan pukulan kepada pria penjaga warung. Tak hanya itu, ia juga menghancurkan etalase warung menggunakan tabung gas melon. Lemari pendingin es krim pun ikut rusak. Dalam video selanjutnya, tampak keributan melibatkan sejumlah orang di lokasi. Warga sekitar berusaha melerai, dan tak lama kemudian pria yang mengaku sebagai oknum anggota TNI itu dibawa keluar dari warung.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut bahwa insiden itu sudah ditangani oleh Polisi Militer TNI. “Iya (sudah monitor). Sudah ditangani POM,” ujar Roby saat dikonfirmasi pada hari yang sama.

Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen Donny Pramono, juga membenarkan adanya keributan antara prajurit TNI AD dengan warga sipil. Donny menjelaskan bahwa pemicu awal keributan diduga berasal dari kesalahpahaman saat transaksi belanja di warung. Dalam peristiwa itu, justru prajurit TNI AD bernama Sertu AW mengalami luka tusuk.

“Perlu kami jelaskan bahwa kejadian tersebut bermula dari kesalahpahaman saat transaksi di warung, yang kemudian berkembang menjadi cekcok. Dalam peristiwa itu, justru prajurit TNI AD atas nama Sertu AW mengalami luka akibat penusukan oleh pemilik warung dan saat ini yang bersangkutan sedang mendapatkan penanganan medis di RS Hermina Kemayoran,” ujar Donny dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (5/5/2026).

Menurut Donny, kerusakan warung yang terjadi setelahnya merupakan bagian dari rangkaian kejadian di lokasi yang situasinya sudah memanas. Namun, ia memastikan seluruh peristiwa ini telah ditangani oleh Polres Jakarta Pusat dan didalami oleh pihak terkait untuk memperoleh fakta secara utuh.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh potongan video yang beredar di media sosial yang belum tentu menggambarkan kejadian secara lengkap,” jelas Donny.

“TNI AD memastikan bahwa setiap prajurit yang terlibat akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku apabila terbukti melakukan pelanggaran,” imbuhnya.

Donny juga menegaskan bahwa saat ini situasi di lokasi sudah aman dan kondusif. Pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian agar penanganan berjalan dengan baik.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar