Uni Eropa Tegas Tolak Permintaan Trump Kirim Pasukan ke Selat Hormuz

- Rabu, 18 Maret 2026 | 03:15 WIB
Uni Eropa Tegas Tolak Permintaan Trump Kirim Pasukan ke Selat Hormuz

Dia melanjutkan, menegaskan bahwa Eropa sama sekali "tidak tertarik pada perang tanpa akhir". Lebih jauh, Kallas dengan gamblang menyebut bahwa konflik semacam ini bukanlah "perangnya Eropa". Pernyataannya itu seperti menuangkan air dingin pada harapan Washington.

Memang, Uni Eropa punya perhatian pada keamanan maritim. Namun begitu, Kallas menekankan bahwa tidak ada niat sedikit pun di antara negara anggota untuk memperluas misi militer yang sudah ada seperti Operasi Aspides di Laut Merah ke wilayah Selat Hormuz yang memanas. Fokus mereka, katanya, tetap pada dua hal: menjaga kebebasan navigasi dan, yang tak kalah penting, mendorong jalan diplomasi.

"Tidak ada yang ingin secara aktif terlibat dalam perang ini," tegasnya sekali lagi.

Jadi, situasinya kini mandek. Di satu sisi, Trump bersikeras butuh bantuan untuk mengamankan selat itu. Di sisi lain, sekutu terdekatnya di Eropa justru memilih untuk menjauh dari jurang konflik yang lebih dalam, sambil tetap berpegang pada upaya diplomatik. Sebuah penolakan yang terang-terangan, dan mungkin akan berdampak pada dinamika ketegangan di Timur Tengah ke depannya.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar