Penyidikan KPK dalam kasus Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman terus bergulir. Kali ini, fokusnya adalah pada asal-usul uang. Dari mana sebenarnya sumber dana 'jatah THR' yang diduga diminta Syamsul dari para kepala dinas itu?
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa tim penyidik sedang bekerja keras. Mereka baru saja melakukan serangkaian penggeledahan di Cilacap, tak lama setelah menetapkan tersangka. Kegiatan ini, menurut Budi, intinya untuk melacak aliran uang tersebut.
"KPK sedang mendalami motif dan sumber uang tersebut, apakah murni dari dinas (SKPD) atau bersumber dari pihak swasta yang dijanjikan proyek," terang Budi kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/3/2026).
Artikel Terkait
Gubernur Jabar Beri Kompensasi kepada 5.000 Pengemudi untuk Kurangi Kepadatan Arus Mudik
Gubernur Jabar Beri Kompensasi Rp1,4 Juta ke Pengemudi Becak untuk Kurangi Padatnya Arus Mudik
Sekretaris Kabinet Tinjau Langsung Kesiapan Kereta Ekonomi Kerakyatan Jelang Lebaran 2026
Anggota DPRD Sidak Terminal Kalideres, Temukan Masalah Kebersihan dan Sirkulasi Udara