Di tengah hiruk-pikuk persiapan mudik, suasana di Pasar Minggu, Cirebon, justru terasa agak berbeda. Dua puluh penarik becak di sana justru menerima kabar baik. Mereka mendapat kompensasi dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk sementara waktu mengistirahatkan becaknya. Kebijakan ini berlaku selama puncak arus mudik dan balik Idulfitri tahun ini.
Salah satunya adalah Taslim. Wajahnya tampak sumringah ketika menerima uang senilai Rp 1,4 juta itu. "Kami ada 20 orang yang dapat. Baru tahun ini dapat," ujarnya, Selasa lalu.
Dengan kompensasi itu, Taslim dan kawan-kawannya sepakat untuk tidak beroperasi selama 14 hari penuh, mencakup periode H-7 sampai H 7 Lebaran. Biasanya, mereka mangkal di kawasan Pasar Baru.
"Terima kasih, kami akan mematuhi karena sudah menerima kompensasinya," katanya.
Lalu untuk apa uang itu? Taslim punya rencana. "Untuk bayar zakat fitrah dan membeli baju anak," tambahnya. Ternyata, nominal yang diterimanya itu bahkan lebih besar dari penghasilan biasanya. Dalam sehari, pria itu bisa dapat Rp50 ribu, tapi tak jarang juga pulang dengan tangan kosong kalau sepi penumpang.
Artikel Terkait
Contraflow Diberlakukan di Tol Jakarta-Cikampek Antisipasi Puncak Arus Mudik
Wali Kota Jakarta Barat Imbau Warga Pastikan Keamanan Rumah Sebelum Mudik Lebaran 2026
Bocah 7 Tahun Terseret Arus Ditemukan Meninggal di Sungai Bendo Mongal Kediri
Pemudik Motor di Bekasi Antisipasi Perjalanan Molor Hingga 16 Jam