Dua ABK lain selamat, tapi tidak utuh. Iksan (45) mengalami patah tulang kaki akibat lompatan darurat dari kapal. Rekannya, Irfan (35), lebih beruntung hanya menderita luka-luka ringan. Kedua jenazah korban telah diserahkan ke keluarga di Kecamatan Pasimarannu untuk dimakamkan. Keluarga memilih untuk tidak dilakukan autopsi.
Di sisi lain, musibah ini berimbas serius pada pasokan logistik. KM Citra Anugrah milik Haji Salam itu mengangkut sekitar 2.000 paket barang campuran. Isinya beragam, dari bahan pokok, solar, pertalite, hingga tabung gas elpiji. Rencananya, semua itu akan dikirim ke Pulau Bonerate, Pasimarannu, untuk persiapan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Sekarang? Muatan itu berhamburan di dermaga, sebagian besar hangus jadi arang. Situasi ini jelas memicu kecemasan. Bagaimana stok kebutuhan pokok warga kepulauan itu kini? Menyikapi hal ini, Polres Selayar bersama instansi terkait sedang menggodok solusi. Mereka berupaya mencari cara agar distribusi ke Pasimarannu tidak mandek total, apalagi di saat permintaan justru sedang melonjak.
Saat ini, lokasi kejadian masih dikepung garis polisi. Petugas gabungan telah berhasil memadamkan api, meski sebelumnya sempat menyemburkan asap hitam pekat. Investigasi terus berjalan. Pihak berwajib berjanji akan menelusuri setiap kemungkinan penyebab ledakan yang merenggut nyawa dan mengancam pasokan ini.
Artikel Terkait
KPK Tetapkan Gus Alex sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji
Direktur Jap Ferry Sanjaya Dituntut 6 Tahun Buntut Sewa Plaza Klaten
Polda Metro Jaya Ungkap Pendekatan Ilmiah dalam Usut Kasus Penyiraman Air Keras KontraS
Ledakan Guncang Masjid di Jember Saat Tarawih, Satu Orang Dilarikan ke UGD