Jumat sore itu, di area PT NOK Cikarang, suasana buka puasa bersama terasa hangat. Dalam acara silaturahmi Ramadan KSPSI Jawa Barat itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hadir dan menyampaikan sesuatu yang cukup menarik perhatian. Dia memberikan apresiasi tinggi kepada Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia. Menurut Sigit, KSPSI berhasil jadi contoh nyata bagaimana perjuangan menuntut hak bisa dilakukan dengan cara yang elegan dan tertib.
“Satu hal, saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan KSPSI yang selama ini memperjuangkan aspirasi buruh namun dilaksanakan dengan cara yang baik, dengan konstruktif,” ujar Sigit di hadapan para pekerja yang hadir.
Dia tak sekadar berterima kasih. Sigit menilai pendekatan yang diambil serikat pekerja ini terbukti efektif. Alih-alih ricuh, justru membuahkan hasil. “Dan alhamdulillah, semua yang diperjuangkan ini ternyata berhasil,” tambahnya. Harapannya jelas: metode seperti ini bisa jadi role model bagi elemen masyarakat lain saat menyuarakan pendapat di ruang publik.
Untuk menguatkan pernyataannya, Sigit mengungkit keberhasilan konkret KSPSI. Dia menyebut Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, yang baru-baru ini diterima dengan baik oleh DPR. Pertemuan itu membahas aspirasi terkait UU Cipta Kerja dan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.
“Kemarin Pak Andi beserta tim diterima DPR ya, pada saat memperjuangkan Undang-Undang Ciptaker, termasuk juga Undang-Undang PRT. Tadi diterima oleh Bapak Presiden,” ungkapnya.
Menurut mantan Kabareskrim ini, aksi yang tertib sama sekali tidak melemahkan gerakan. Justru sebaliknya. Kedewasaan seperti itulah yang membuka pintu dialog lebar-lebar. “Pada saat kita yang besar ini turun di lapangan, namun kita tertib, kita konstruktif, kita tunjukkan bahwa kita besar namun kita taat aturan, ternyata pesan yang disampaikan justru sampai. Dan ini tentunya menjadi kebanggaan bagi kita semua,” tutur Sigit.
Karena itu, sinergi dan metode perjuangan semacam ini harus dipertahankan. Dengan cara yang baik namun tepat sasaran, segala aspirasi buruh punya peluang besar untuk tercapai. “Tentunya harapan kita ke depan, apa yang menjadi aspirasi rekan-rekan buruh, dengan cara yang kita lakukan ini, semuanya bisa kita capai sesuai dengan apa yang menjadi harapan kita semua,” pungkasnya.
Acara itu sendiri dihadiri sejumlah pejabat tinggi. Dari KSPSI, tampak para Dewan Penasihat seperti Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan, Komjen Imam Widodo, Ferriyady Hartadinata, dan Irjen (P) Cahyono Wibowo. Sementara Kapolri hadir didampingi Kabareskrim Komjen Syahardiantono, Kadivhumas Irjen Johnny Eddizon Isir, serta sejumlah pejabat utama Polri lainnya seperti Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri.
Artikel Terkait
Indonesia Ekspor 250.000 Ton Pupuk Urea ke Australia, Disambut Apresiasi PM Albanese
Kisah Operasi Kopassus Menaklukkan Dukun Kebal Pasca-G30S
Pemerintah Rencanakan Jaringan Kereta Api 2.800 Km di Kalimantan, Masuk Tahap Perencanaan
Indonesia Desak Investigasi Tuntas Serangan ke Pasukan UNIFIL di Lebanon