Angka tawuran di Jakarta diklaim turun cukup drastis. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan hal itu usai menghadiri Apel Satuan Tugas Jaga Jakarta di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa lalu.
Menurutnya, keberhasilan ini tak lepas dari perubahan pendekatan yang dilakukan pemprov. Alih-alih sekadar operasi, mereka kini lebih memilih turun langsung dan bertemu warga.
“Seperti yang kami lakukan di berbagai tempat, sekarang pendekatannya lebih pendekatan yang bersifat human approach,” ujar Pramono.
Ia menjelaskan, metode ini intinya adalah pendekatan personal. Timnya mendatangi kelompok-kelompok tersebut secara diam-diam, tanpa sorotan publik yang berlebihan.
“Tawuran sudah mengalami penurunan yang signifikan, karena memang kami melakukan pendekatan pada kelompok-kelompok itu, tanpa kemudian harus terekspos,” kata Pramono menambahkan.
Artikel Terkait
María Corina Machado dan Dilema Oposisi yang Menggadaikan Kedaulatan
Gedung Putih Buka Opsi Militer untuk Greenland, Sekutu Eropa Serentak Tolak
Pemerintah Siapkan Dana Darurat Rp 60 Triliun untuk Hadapi Bencana di 2026
Gelap Mata di Rumah Mertua, MA Vonis Mati Pelaku Femisida