Angka tawuran di Jakarta diklaim turun cukup drastis. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan hal itu usai menghadiri Apel Satuan Tugas Jaga Jakarta di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa lalu.
Menurutnya, keberhasilan ini tak lepas dari perubahan pendekatan yang dilakukan pemprov. Alih-alih sekadar operasi, mereka kini lebih memilih turun langsung dan bertemu warga.
“Seperti yang kami lakukan di berbagai tempat, sekarang pendekatannya lebih pendekatan yang bersifat human approach,” ujar Pramono.
Ia menjelaskan, metode ini intinya adalah pendekatan personal. Timnya mendatangi kelompok-kelompok tersebut secara diam-diam, tanpa sorotan publik yang berlebihan.
“Tawuran sudah mengalami penurunan yang signifikan, karena memang kami melakukan pendekatan pada kelompok-kelompok itu, tanpa kemudian harus terekspos,” kata Pramono menambahkan.
Artikel Terkait
Motor Terbakar di Tengah Perempatan Maros, Keluarga Selamat
Iran Ajukan Prasyarat Keras Jelang Pembicaraan dengan AS di Islamabad
Bank Dunia: Ekspor Komoditas dan Subsidi BBM Jadi Bantalan Ekonomi Indonesia
Anggota DPR Desak Polri Tindak Tegas Premanisme Usai Kasus Pengeroyokan di Purwakarta