Di sisi lain, ternyata ada permintaan khusus dari para anak muda itu sendiri. Mereka ingin energi dan waktunya dialihkan untuk hal yang lebih produktif.
“Mereka memang meminta untuk itu, termasuk kemudian menyalurkan energinya untuk bekerja,” tegas dia.
Merespons hal itu, Pemprov pun bergerak cepat. Ruang dan kesempatan dibuka lebar-lebar.
“Maka kenapa kemudian kami membuka job fair di beberapa tempat dan rata-rata kami juga memberikan kesempatan kepada kelompok ini untuk bisa ikut bekerja di Jakarta,” pungkas Gubernur. Upaya ini, meski belum sempurna, setidaknya memberi angin segar bagi kondisi ibu kota.
Artikel Terkait
Motor Terbakar di Tengah Perempatan Maros, Keluarga Selamat
Iran Ajukan Prasyarat Keras Jelang Pembicaraan dengan AS di Islamabad
Bank Dunia: Ekspor Komoditas dan Subsidi BBM Jadi Bantalan Ekonomi Indonesia
Anggota DPR Desak Polri Tindak Tegas Premanisme Usai Kasus Pengeroyokan di Purwakarta