Di sisi lain, ternyata ada permintaan khusus dari para anak muda itu sendiri. Mereka ingin energi dan waktunya dialihkan untuk hal yang lebih produktif.
“Mereka memang meminta untuk itu, termasuk kemudian menyalurkan energinya untuk bekerja,” tegas dia.
Merespons hal itu, Pemprov pun bergerak cepat. Ruang dan kesempatan dibuka lebar-lebar.
“Maka kenapa kemudian kami membuka job fair di beberapa tempat dan rata-rata kami juga memberikan kesempatan kepada kelompok ini untuk bisa ikut bekerja di Jakarta,” pungkas Gubernur. Upaya ini, meski belum sempurna, setidaknya memberi angin segar bagi kondisi ibu kota.
Artikel Terkait
Pimpinan Ponpes di Lombok Tengah Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Seksual
Debt Collector di Metro Diamankan, Diduga Gelapkan Mobil Debitur Rp285 Juta
Mentan Ancam Alihkan Anggaran Daerah yang Tak Serius Cetak Sawah
Komnas HAM Tegaskan Kritik Kebijakan Pemerintah Adalah Hak yang Harus Dijamin