Di sisi lain, ternyata ada permintaan khusus dari para anak muda itu sendiri. Mereka ingin energi dan waktunya dialihkan untuk hal yang lebih produktif.
“Mereka memang meminta untuk itu, termasuk kemudian menyalurkan energinya untuk bekerja,” tegas dia.
Merespons hal itu, Pemprov pun bergerak cepat. Ruang dan kesempatan dibuka lebar-lebar.
“Maka kenapa kemudian kami membuka job fair di beberapa tempat dan rata-rata kami juga memberikan kesempatan kepada kelompok ini untuk bisa ikut bekerja di Jakarta,” pungkas Gubernur. Upaya ini, meski belum sempurna, setidaknya memberi angin segar bagi kondisi ibu kota.
Artikel Terkait
Mobil Pengacara Dibakar, Diduga Terkait Penolakan Pemindahan Masjid
KSAD Sindir Fenomena Bantuan Seremonial di Lokasi Bencana
Tompi Tersinggung Kritik Pandji ke Gibran, Netizen Soroti Sikapnya pada Akun Fufufafa
Badai Salju Lumpuhkan Eropa, WNI Dinyatakan Aman