Mulai Mei mendatang, pasukan internasional bakal mulai dikerahkan ke Jalur Gaza. Ini merupakan bagian dari fase berikutnya dalam rencana perdamaian yang digagas Presiden AS Donald Trump. Menariknya, Indonesia termasuk di antara negara-negara yang akan mengirimkan personelnya.
Media Israel, KAN, melaporkan hal itu pada Senin (16/3/2026). Laporannya, yang dikutip Anadolu Agency, menyebut operasi bisa dimulai tepat pada 1 Mei. Kekuatannya? Sekitar 5.000 tentara dari Indonesia, ditambah puluhan personel dari Kazakhstan, Maroko, Albania, dan Kosovo.
Menurut sejumlah saksi, awalnya pasukan ini akan ditempatkan di sekitar kota Palestina baru di area Rafah, Gaza selatan. Kota itu sendiri dibangun dengan sokongan dana dari Uni Emirat Arab. Dari sana, kehadiran mereka baru akan diperluas ke bagian-bagian lain di wilayah tersebut.
Nah, dalam dua minggu ke depan, delegasi militer dari negara-negara peserta rencananya akan tiba di Israel. Tujuannya untuk peninjauan lapangan di Gaza, mempersiapkan segalanya sebelum pengerahan utama.
Artikel Terkait
Lalu Lintas Mudik di Bekasi Melonjak 112 Persen pada H-6 Lebaran
ASEAN Siaga Hadapi Gelombang Panas Lebih Awal, Indonesia-Malaysia Paling Awal Terdampak
PU Siapkan Jalan Nasional Sumbar untuk Arus Mudik Lebaran 2026
Penilaian Kinerja ASN Didominasi Nilai Baik, Pakar Soroti Ancaman Bias Kemurahan Hati