Di sisi lain, Araghchi kembali menegaskan sikap keras Teheran. "Kami tidak pernah meminta gencatan senjata, dan kami bahkan tidak pernah meminta negosiasi," ucapnya lugas. Posisi mereka jelas: tidak ada dialog dengan Washington.
Namun begitu, ada sedikit celah untuk pembicaraan dengan pihak lain. Araghchi menyebutkan bahwa Iran terbuka untuk berdiskusi dengan negara-negara tertentu. Tujuannya? Agar kapal tanker minyak mereka bisa melintas dengan aman melalui Selat Hormuz, jalur ekspor yang sangat vital itu.
Jadi, pesannya berlapis. Untuk AS, pintu dialog tertutup rapat. Tapi untuk negara lain yang punya kepentingan praktis di Selat Hormuz, percakapan masih mungkin terjadi. Situasinya rumit, dan pernyataan dari kedua belah pihak seperti mempertegas jalan buntu yang sudah lama terbentuk.
Artikel Terkait
Kapolri Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan, Hindari Memaksakan Diri
Anggota Satpol PP Banyuwangi Dikeroyok Saat Tegur Pesta Miras
KPK Tetapkan Bupati Cilacap Tersangka Pemerasan, Cak Imin: Kami Prihatin
Oknum Petugas di Pelabuhan Ciwandan Diduga Jual Tiket dengan Harga Lebih Mahal