"Ada aplikasi Cek Bansos, Command Center di nomor 021 171, dan sekarang kami tambah dengan WA Lapor Bansos di 08877171171," jelas Gus Ipul.
Melalui saluran-saluran itu, masyarakat bisa mengusulkan diri atau menyanggah data penerima. Misalnya, jika merasa memenuhi syarat, seseorang bisa mengajukan permohonan dengan melampirkan bukti-bukti pendukung.
"Nanti permintaan itu akan dikirim ke BPS untuk diverifikasi dan divalidasi. Tim akan turun ke lapangan untuk mengecek. Paling lambat dalam 3 bulan, sudah ada jawaban: diterima atau tidak," paparnya.
Upaya ini jelas bertujuan meminimalisir kesalahan data. Soalnya, masih kerap ditemui 'error' di lapangan. Ada yang seharusnya dapat bantuan malah terlewat, atau sebaliknya. Dengan sistem pelaporan yang lebih terbuka, kesalahan seperti ini diharapkan bisa dikoreksi.
"Ke depan, sistemnya akan sepenuhnya digital. Memang, kadang ada orang yang 'error', tidak terdeteksi sistem. Tapi dengan banyaknya saluran yang kita buka, mereka akhirnya bisa ketahuan dan masuk ke dalam database. Jadi, kesalahan karena orang yang terluput (exclusion error) atau yang seharusnya tidak masuk malah dapat (inclusion error), semoga bisa teratasi," pungkas Gus Ipul.
Acara Inspirasi Bulan Suci sendiri digelar untuk menyambut Ramadan. Bersama berbagai tokoh, acara ini berbagi gagasan solutif dan nilai-nilai kebajikan yang relevan bagi kemajuan bangsa.
Artikel Terkait
Wamen Sosial Serahkan Santunan Rp 440 Juta untuk Korban Longsor Banjarnegara
Operasional Sembilan SPPG di Gresik Dihentikan Sementara Usai Temuan Pembagian Kelapa Utuh
Polda Sumsel Terapkan Pola Baru Arus Lalu Lintas di Tol Fungsional Palembang-Betung
Lalu Lintas Tol Cipali Tembus 24 Ribu Kendaraan, Macet Parah di KM 137