Kota Bogor bersiap. Menjelang momen Idul Fitri yang berpotongan dengan Hari Raya Nyepi, sebanyak 1.418 personel gabungan disiagakan. Mereka berasal dari TNI, Polri, dan Pemkot setempat. Wali Kota Dedie Rachim berharap arus mudik tahun ini bisa berjalan lancar dan, yang terpenting, aman bagi semua.
“Total personel yang dilibatkan mencapai 1.418 orang,” ujar Dedie, Kamis lalu. Ia melanjutkan, “Ini gabungan dari TNI, Polri, pemerintah daerah, plus potensi masyarakat. Kita akan berikhtiar semaksimal mungkin, baik untuk arus mudik maupun balik, agar masyarakat merasa nyaman dan selamat.”
Menurutnya, ribuan personel itu sudah siap bertugas. Dedie juga menekankan peran serta warga. Potensi masyarakat, katanya, akan dioptimalkan untuk meringankan beban aparat.
“Masih banyak hal yang perlu dikoordinasikan dan dikolaborasikan,” jelas Dedie. “Terutama pemanfaatan potensi masyarakat. Itu bisa mengurangi beban tugas kepolisian, TNI, maupun pemerintah daerah.”
Apel kesiapan digelar dengan tajuk Operasi Ketupat 2026. Hadir dalam kesempatan itu Kapolresta Bogor Kota, Kombes Rio Wahyu Anggoro, dan Dandim 0606 Kota Bogor, Kolonel Gangan Rusgana.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah pada Ibadah Haji
Petinggi Gelar Doa Bersama dan Siapkan Langkah Operasi Ketupat 2026 Jelang Puncak Mudik
TNI AD Turunkan Status Siaga dari Satu ke Tiga Jelang Idul Fitri
Gelombang Mudik Lebaran 2026 Mulai Meningkat, Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang