Dari sisi pendanaan, ceritanya juga positif. Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun mencapai Rp375,28 triliun, naik 13,2 persen. Dengan kredit dan dana masyarakat yang sama-sama berkembang, wajar saja kalau total aset BTN ikut membengkak. Posisinya sekarang Rp459,29 triliun, naik 12,2 persen dari tahun lalu. Semua angka ini menggambarkan satu hal: bisnis mereka makin kuat di tengah geliat ekonomi yang mulai menggeliat.
Menurut sejumlah analis, pertumbuhan seperti ini memang didorong oleh strategi yang tepat. Namun begitu, tantangan ke depan pasti tetap ada.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, sendiri terlihat sangat optimis. Dia yakin kinerja baik ini akan berlanjut sepanjang tahun, didorong oleh transformasi bisnis yang sedang digenjot. Mulai dari strategi beyond KPR, pengembangan superapps, sampai berbagai inovasi di lini bisnis lainnya.
"Kami optimistis kinerja tahun ini akan terus bertumbuh," ujar Nixon.
"Semua ini berkat transformasi dan inovasi yang kami lakukan untuk memperkuat bisnis dan, yang paling penting, meningkatkan layanan buat masyarakat."
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah pada Ibadah Haji
Petinggi Gelar Doa Bersama dan Siapkan Langkah Operasi Ketupat 2026 Jelang Puncak Mudik
TNI AD Turunkan Status Siaga dari Satu ke Tiga Jelang Idul Fitri
Gelombang Mudik Lebaran 2026 Mulai Meningkat, Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang