Nah, di tengah gempuran protes ini, BELIFT LAB akhirnya angkat bicara. Mereka ngasih penjelasan ke Billboard.
Sayangnya, alasan yang menurut agensi sudah dipikir matang-matang itu malah bikin fans makin kesal. Banyak yang ngerasa keputusan ini justru berisiko. Bisa-bisa merusak chemistry grup yang udah dibangun bertahun-tahun. Kekhawatiran itu nyata, dan suara mereka terdengar keras.
Jadi, beginilah situasinya sekarang. Di satu sisi, ada agensi dengan pertimbangan bisnis dan karier jangka panjang. Di sisi lain, ada jutaan fans yang merasa punya hak untuk membela masa depan grup idolanya. Jalan tengahnya seperti nggak ketemu-ketemu. Yang jelas, perdebatan ini nggak akan selesai dalam waktu dekat. Semuanya masih panas, dan semua mata tertuju pada langkah Heeseung dan BELIFT LAB selanjutnya.
Artikel Terkait
Pemerintah Kaji Opsi Penghematan BBM Antisipasi Dampak Geopolitik
KPK Beberkan Dugaan Fee ke Yaqut dari Alih Alokasi Kuota Haji Tambahan
Kapolri Ajak Mahasiswa Bersatu Dukung Langkah Pemerintah Hadapi Tantangan Global
Timnas Indonesia Luncurkan Jersey Baru, Kandang Bergaya Vintage dan Tandang Berinspirasi Batik Modern