Red Bull Buka Kartu di Detroit, Siap Hadapi Masa Sulit di F1 2026

- Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:15 WIB
Red Bull Buka Kartu di Detroit, Siap Hadapi Masa Sulit di F1 2026

Red Bull Racing sudah membuka kartu. Di Detroit, Amerika Serikat, mereka menjadi tim pertama yang memamerkan mobil baru untuk musim F1 2026. Peluncuran yang digelar Jumat dini hari waktu Indonesia itu punya makna strategis. Detroit adalah markas Ford, mitra baru Red Bull untuk urusan mesin.

Namun begitu, di balik kemewahan acara peluncuran, nuansa pesimis justru terasa. Tim asal Milton Keynes ini sepertinya siap menghadapi kenyataan pahit di awal musim nanti.

Laurent Mekies, sang kepala tim, tak menutup-nutupi hal itu.

“Ini adalah tantangan yang gila. Tahun ini akan penuh tantangan. Kami tidak naif, kami yakin akan ada masa-masa penuh perjuangan, sakit kepala, dan tidur yang kurang nyenyak,” ujarnya.

“Tapi kami yakin akan bisa mengatasinya. Dalam beberapa bulan pertama mungkin begitu, tapi kesulitan di awal-awal ini akan jadi pengingat seberapa jauh kami melewati kesulitan ini,” tandas Mekies.

Pernyataannya itu jelas bukan isapan jempol belaka. Mereka kini punya dapur pacu baru, Red Bull Powertrain, hasil kolaborasi dengan Ford. Kerja sama dengan Honda yang membawa banyak kesuksesan sejak 2019 telah berakhir. Performa mesin anyar ini masih menjadi tanda tanya besar. Ditambah lagi dengan perubahan regulasi teknis yang masif, wajar jika Red Bull merasa was-was.

Kabar ini tentu kurang menyenangkan bagi Max Verstappen. Sang juara dunia yang kehilangan mahkotanya musim lalu dari Lando Norris mungkin harus bersabar lebih lama. Hasratnya merebut kembali gelar bisa jadi tertunda.

Di sisi lain, ada wajah baru di garasi. Isack Hadjar, pembalap Prancis, akan mendampingi Verstappen menggantikan Yuki Tsunoda. Kombinasi pembalap yang solid plus paket mobil yang penuh misteri, memang bikin penasaran.

Jawabannya akan mulai terkuak di Melbourne. Seri pembuka F1 2026 di Sirkuit Albert Park, Australia, pada 6-8 Maret nanti, akan jadi ujian pertama yang sesungguhnya. Apakah Red Bull benar-benar akan terpuruk, atau justru memberi kejutan? Kita lihat saja.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar