“Selanjutnya, guna menjaga kelancaran jalur penyeberangan, akan diterapkan delaying system, buffer zone, dan sistem first come first serve,” tambahnya dalam sambutan di Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).
Di sisi lain, Sigit juga mengingatkan bahwa tugas mereka tak cuma soal arus kendaraan. Stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta BBM harus jadi perhatian ekstra. Ini penting agar suasana lebaran tetap kondusif.
“Oleh karena itu, lakukan monitoring ketersediaan pasokan dan fluktuasi harga. Serta pastikan distribusi terlaksana dengan lancar dan tepat waktu,” ucapnya menutup arahan.
Pesan Kapolri itu jelas: persiapan harus matang di segala lini. Bukan cuma agar perjalanan masyarakat aman, tapi juga agar kebutuhan pokok mereka terpenuhi selama momen pulang kampung yang selalu dinanti itu.
Artikel Terkait
Pemerintah Kaji Opsi Penghematan BBM Antisipasi Dampak Geopolitik
KPK Beberkan Dugaan Fee ke Yaqut dari Alih Alokasi Kuota Haji Tambahan
Kapolri Ajak Mahasiswa Bersatu Dukung Langkah Pemerintah Hadapi Tantangan Global
Timnas Indonesia Luncurkan Jersey Baru, Kandang Bergaya Vintage dan Tandang Berinspirasi Batik Modern