“Kami sepakat memperkuat koordinasi operasional,” ujarnya.
Pertemuan itu akhirnya menghasilkan pemahaman bersama. Langkah strategis diambil untuk meminimalisir gangguan distribusi energi, di saat mobilitas masyarakat diprediksi melonjak drastis.
Erwin Dwiyanto, selaku pimpinan Pertamina di regional Sumbagsel, memberi penjelasan tentang cakupan kerjanya. Wilayahnya luas, mencakup lima provinsi: Sumsel, Jambi, Bengkulu, Lampung, dan Bangka Belitung.
“Koordinasi dengan Polda Sumsel jadi kunci,” jelas Erwin.
“Agar distribusi energi ke seluruh wilayah itu benar-benar aman dan lancar.”
Dari Polda, hadir pula Wakapolda Brigjen Pol Rony Samtana serta sejumlah direktur. Pertemuan berlangsung sekitar dua jam. Hasilnya, sebuah sinergi yang diharapkan bisa menjawab tantangan mudik tahun ini.
Artikel Terkait
Operasi Ketupat Musi 2026 Dimulai, 2.361 Personel Amankan Arus Mudik Sumsel
Petisi 1 Juta Tanda Tangan Desak Heeseung Tetap di ENHYPEN Meski Fokus Solo
Kapolri Tinjau Persiapan Pengamanan Mudik 2026, Soroti Aturan Lalin dan Stabilitas Harga
Kapolri Tekankan Soliditas dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas