Polisi akhirnya membongkar jaringan pencurian yang menyasar turis di Ubud, Bali. Salah satu korbannya ternyata suami dari aktris Korea Selatan, Jeon Hye Bin. Tak tanggung-tanggung, sepuluh orang dari sindikat itu berhasil diamankan.
Kejadiannya bermula awal Oktober lalu, tepatnya tanggal 1. Saat itu, Jeon Hye Bin dan keluarganya sedang menikmati liburan di kawasan Ubud yang ramai. Tanpa disadari, dompet sang suami raib diambil orang.
Kapolres Gianyar, AKBP Chandra C. Kesuma, membenarkan hal itu. Menurutnya, korban bukan cuma satu keluarga artis Korea itu.
"Betul, suami dari artis Korea yang menjadi salah satu korban. Total ada lima WNA Korea dan China menjadi korban. Tempat kejadian perkara (TKP) berada di sekitar Puri Ubud dan toko perbelanjaan di Pasar Tematik Ubud," jelas Chandra, Rabu (3/12).
Dari penyelidikan, terungkap modus mereka cukup rapi. Para pelaku yang terdiri dari empat WNI, dua WN China, dan empat WN Mongolia bekerja dengan peran yang jelas. Empat orang Mongolia bertugas di lapangan, mengalihkan perhatian korban dan mengambil dompet dari tas selempang atau tas punggung.
Nah, setelah dompet berhasil dicuri, kartu kredit di dalamnya langsung digesek. Mereka menggunakan mesin EDC yang disediakan oleh tersangka WNI. Uang hasil gesekan itu lalu dikirim ke rekening luar negeri, salah satunya ke Uganda. Ada juga yang dikirim ke dalam negeri.
"Kerugian yang dialami keluarga Jeon Hye Bin cukup besar, mencapai Rp 132 juta," tambah Chandra.
Dua warga China disebut punya peran sentral. Mereka bertindak sebagai perekrut yang menghubungkan semua anggota sindikat ini. Sementara para pelaku lapangan bertugas mencari target, biasanya turis yang lengah.
Kini, kesepuluh tersangka telah diamankan. Kasus yang sempat menghebohkan ini menunjukkan betapa para pelaku menargetkan lokasi wisata yang padat pengunjung. Liburan keluarga artis Korea itu pun harus ternoda oleh aksi pencurian yang terorganisir.
Artikel Terkait
Timnas U-17 Hadapi Laga Hidup-Mati Lawan Vietnam demi Tiket Semifinal
Kepala DKP DKI Pastikan 7 Ton Ikan Sapu-sapu Dimusnahkan, Tak Ada Penyalahgunaan
Rano Karno: Kemajuan Jakarta Bukan Hanya Soal Infrastruktur, Tapi Kualitas Manusia
Iran Perbarui Data Korban Tewas, 3.400 Orang Gugur dalam Konflik dengan AS dan Israel