Pemerintah Tegaskan Belum Ubah APBN 2026 Meski Harga Minyak Sempat Sentuh US$100

- Kamis, 12 Maret 2026 | 15:15 WIB
Pemerintah Tegaskan Belum Ubah APBN 2026 Meski Harga Minyak Sempat Sentuh US$100

Tak cuma soal anggaran, Purbaya juga menyinggung target produksi migas. Pemerintah, kata dia, bakal berupaya memenuhi target lifting. Tujuannya jelas: menekan ketergantungan pada impor.

Sementara itu, dari internal Kementerian Keuangan, Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Nathan Kacaribu turut angkat bicara. Ia mengonfirmasi bahwa pihaknya terus memantau situasi dengan ketat, terutama dampak konflik geopolitik terhadap harga energi global.

"Kami terus akan pantau seperti sering dijelaskan, APBN terus kami kelola dari sisi penerimaan bagus sekali pertumbuhannya dalam dua bulan pertama 2026 dan juga belanja akan selalu kami kelola sedemikian rupa," tegas Febrio.

Jadi, untuk saat ini, sinyal dari pemerintah terasa cukup jelas. Mereka memilih untuk menunggu dan melihat, sambil bersiap dengan berbagai skenario. Semuanya bergantung pada arah pergerakan harga minyak di pasar dunia dalam beberapa waktu ke depan.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar