Di sisi lain, dukungan untuk Washington sebenarnya bukan hal baru. Rumania dikenal sebagai sekutu yang loyal. Buktinya, sejak satu dekade lalu, negara ini sudah menjadi rumah bagi sistem pertahanan rudal Aegis Ashore milik AS, yang ditempatkan di Deveselu. Sistem canggih itu, yang bertugas melindungi sekutu NATO dari ancaman rudal balistik, bahkan sudah ditingkatkan kemampuannya pasca invasi Rusia ke Ukraina.
Menurut sejumlah saksi, persetujuan terakhir ini sendiri datang setelah Dan menggelar pertemuan dengan dewan pertahanan tertinggi Uni Eropa dan NATO. Mereka semua sepakat mengiyakan permintaan Amerika.
Jadi, kini pangkalan udara di Rumania akan punya peran baru: menjadi titik pengisian bahan bakar dan pusat pemantauan untuk operasi militer AS di kawasan. Sebuah langkah strategis yang, bagi banyak pengamat, semakin mengukuhkan posisi Rumania di peta geopolitik Eropa Timur yang sedang memanas.
Artikel Terkait
Ahli BUMN Tegaskan Tanggung Renteng Direksi dalam Sidang Kasus LNG Pertamina
Telkom Tunda Pencarian Mitra, Fokus Kuatkan InfraNexia sebagai FiberCo
BNPB: 81% Hunian Sementara Korban Bencana Sumatera Telah Terselesaikan
Prabowo Siapkan Inpres Khusus untuk Selamatkan Gajah Sumatera dan Borneo