Presiden Prabowo Subianto bakal mengeluarkan Instruksi Presiden khusus. Tujuannya? Menyelamatkan gajah Sumatera dan gajah Borneo dari ancaman kepunahan. Langkah ini dinilai sebagai bukti nyata perhatiannya yang besar terhadap isu konservasi satwa di Indonesia.
Hal itu diungkapkan Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, usai bertemu dengan Prabowo di Istana Kepresidenan, Kamis lalu. Menurutnya, komitmen presiden dalam hal ini sangat jelas.
"Akan terbit Inpres Penyelamatan Populasi dan Habitat Gajah Sumatera dan Gajah Borneo. Ini menunjukkan, seperti kata banyak aktivis, Pak Presiden adalah pemimpin yang paling peduli konservasi dalam sejarah Indonesia,"
kata Raja Juli.
Ia mengaku sering berjumpa dengan pegiat lingkungan, baik lokal maupun internasional. Dan respon mereka hampir seragam: apresiasi tinggi untuk Prabowo.
"Mereka bilang, Pak Presiden ini betul-betul punya perhatian besar terhadap nasib satwa dan taman nasional kita,"
tuturnya lagi.
Di sisi lain, situasi di lapangan memang memprihatinkan. Raja Juli membeberkan data yang cukup mencengangkan. Dulu, ada 42 kantong habitat gajah yang tercatat. Tapi sekarang, setelah pengecekan ulang, jumlahnya menyusut drastis tinggal sekitar 21 kantong saja.
Kalau dibiarkan begitu saja, tanpa campur tangan pemerintah yang serius, kerusakan habitat itu pasti akan berlanjut. Alhasil, nasib gajah sebagai spesies ikonik Indonesia terancam.
"Ini bisa berujung pada kepunahan. Itu kenapa intervensi kita harus cepat dan tepat,"
tegasnya.
Menariknya, Raja Juli juga menyelipkan cerita personal. Prabowo ternyata punya kecintaan khusus pada gajah. Satwa inilah yang paling disukainya. Namun begitu, upaya penyelamatan ini bukan sekadar urusan selera pribadi. Lebih dari itu, ini adalah soal tanggung jawab negara menjaga kekayaan alamnya.
Nantinya, Inpres tersebut akan menjadi dasar hukum bagi kementerian-kementerian terkait untuk bergerak. Mereka diharapkan bisa bersinergi dengan Kementerian Kehutanan dalam aksi penyelamatan ini. Semuanya demi satu tujuan: menjaga agar gajah Indonesia tetap ada dan lestari.
Artikel Terkait
Pelita Jaya Kokoh di Puncak Klasemen IBL Usai Hajar RANS Simba 87-58
AC Milan vs Juventus Imbang 0-0, Persaingan Tiket Liga Champions Makin Ketat
Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 14 Orang, Gencatan Senjata dengan Hizbullah Kembali Terancam
Kiandra Ramadhipa Menang Perdana di Red Bull Rookie Cup Usai Manuver Lap Terakhir dari Posisi 17