Bandara SMB II Palembang Catat Kenaikan 10,5% Pergerakan Pesawat Menjelang Lebaran 2026

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:45 WIB
Bandara SMB II Palembang Catat Kenaikan 10,5% Pergerakan Pesawat Menjelang Lebaran 2026

Menyambut Lebaran 2026, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang tampaknya ramai sekali. Pergerakan pesawatnya naik signifikan, lho. Tercatat ada kenaikan sekitar 10,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Executive General Manager bandara tersebut, Ahmad Syaugi Shabab, membeberkan datanya. "Realisasi harian pergerakan pesawat mencapai 84 movement," katanya, Jumat (20/3/2026).

Angka itu didapat dari total pergerakan pada Kamis, 19 Maret 2026. Yang menarik, dari 84 penerbangan itu, sebanyak 19 di antaranya adalah extra flight atau penerbangan tambahan. Dan semuanya terealisasi, mencapai seratus persen.

Di sisi lain, jumlah penumpangnya justru relatif stabil. Hanya sekitar 12.156 orang, tak jauh beda dengan tahun 2025. Tapi jangan salah, sektor kargo malah melonjak. Kenaikannya cukup tajam, mencapai 29,5 persen dengan total angkutan 23,3 ton.

Soal ketepatan waktu? Cukup baik. Tingkat OTP atau on time performance tercatat 83,3 persen. Artinya, dari seluruh penerbangan, ada 70 yang berangkat sesuai jadwal. Tidak buruk untuk situasi puncak mudik seperti ini.

Kalau dilihat dari kursi yang terisi, tingkat keterisian atau load factor-nya mencapai 78,3 persen. Itu dari total kapasitas 15.142 kursi yang tersedia. Bisa dibilang, pesawat-pesawat yang beroperasi lumayan penuh.

Arsip foto - Area Check In Counter Terminal Keberangkatan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumsel. (ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri)

Untuk penerbangan internasional, ada sedikit sinyal pemulihan. Tercatat empat pergerakan pesawat dengan 560 penumpang. Menurut pengelola, angka ini menunjukkan tren positif dengan recovery rate yang bahkan menyentuh 200 persen.

Hal lain yang patut dicatat: penggunaan slot penerbangan di bandara ini sudah maksimal, seratus persen. Ini menunjukkan kapasitas operasional bandara benar-benar dimanfaatkan dengan optimal.

"Kami terus memantau pergerakan trafik melalui posko monitoring," ujar Syaugi menambahkan.

Tujuannya jelas, untuk memastikan operasional berjalan mulus dan kebutuhan mobilitas masyarakat terlayani dengan baik selama momen mudik Lebaran ini.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar