Kesiapan penuh Korlantas Polri untuk mengawal arus mudik dan balik Lebaran 2026 sudah ditegaskan. Kakorlantas, Irjen Agus Suryonugroho, menegaskan seluruh jajarannya akan memberikan pelayanan terbaik dengan prinsip pengabdian tanpa batas.
“Tugas itu adalah kehormatan dan kita tidak boleh capek karena ini amanah yang harus kita lakukan,” ujar Irjen Agus dalam NTMC Podcast yang dipandu Briptu Ecklesia dan Briptu Ananda Rafi, Rabu (11/3/2026).
Dia melanjutkan, “Kehadiran Polri di jalan bukan hanya mengatur, tetapi memastikan perjalanan aman sampai tujuan. Bahkan bila perlu, kita datang awal dan kembali paling akhir.”
Operasi Ketupat tahun ini mengusung tagline ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’, sesuai instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Menurut Irjen Agus, pihaknya sudah memetakan lima klaster pengamanan utama. Cakupannya luas, mulai dari jalan tol dan jalur arteri, hingga pelabuhan penyeberangan, tempat ibadah, dan lokasi wisata.
Rencana ini bukan dibuat asal-asalan. Ia menjelaskan, suksesi Operasi Ketupat 2026 merupakan hasil evaluasi mendalam dari data tahun sebelumnya. Nah, yang menarik, pengambilan keputusan di lapangan seperti pemberlakuan one way atau contraflow kini akan mengandalkan perhitungan teknologi traffic counting yang presisi. Bukan lagi sekadar prediksi manual atau feeling belaka.
“Untuk menciptakan kamseltibcarlantas ini bukan hanya prediksi atau kira-kira, tetapi menggunakan teknologi infrastruktur,” jelasnya. Teknologi yang dimaksud antara lain ETLE Drone Presisi dan Drone VTOL. Intinya, keputusan rekayasa lalu lintas akan berdasarkan parameter teknologi yang solid.
Agus memberi contoh konkret. Katakanlah jumlah kendaraan di tol terpantau mencapai 5.500 unit per jam. Maka, contraflow satu lajur akan langsung dieksekusi. Kalau angkanya naik lagi, sampai 6.400 kendaraan per jam, lajur contraflow akan ditambah.
Artikel Terkait
Kemenag Kepri Siapkan 62 Masjid sebagai Rest Area Pemudik Lebaran 2026
Gubernur Banten Terbitkan Aturan WFH Tiga Hari Usai Lebaran 2026 bagi ASN
Presiden Iran Ajukan Tiga Syarat Keras untuk Kembali ke Meja Perundingan dengan AS
DPR Dorong Antisipasi Dini Mudik dan Stabilisasi Harga Sembako Jelang Lebaran 2026