Operasi militer skala besar AS dan Israel yang dimulai sejak 28 Februari lalu, rupanya berjalan lebih cepat dari prediksi. Trump sebelumnya menduga perang akan makan waktu empat hingga lima pekan.
"Saya pikir perang ini sudah sangat tuntas, hampir sepenuhnya," ujar Trump dari klub golfnya di Doral, Florida.
Dia lalu merinci alasan di balik klaim kemenangannya. Menurutnya, kemampuan militer Iran sudah sangat terpukul.
Militer AS sendiri melaporkan telah menyerang lebih dari 3.000 target di Iran hanya dalam minggu pertama operasi yang dijuluki "Operation Epic Fury" itu. Trump terlihat sangat yakin dengan hasilnya.
Soal waktu? Trump menyebut AS "sangat jauh" lebih cepat dari jadwal. "Kita sangat jauh lebih cepat dari jadwal," pungkasnya.
(azh/idn)
Artikel Terkait
Kapolda Banten Pastikan Stok Bahan Pokok dan BBM Aman untuk Mudik Lebaran 2026
Anggota DPRD NTT Paulus Lobo Serap Aspirasi dan Salurkan Bantuan untuk Pertanian-UMKM di Sikka
Buron Interpol Kasus TPPO dan Scamming Ditangkap di Bandara Bali
Wanita 22 Tahun Curi Rp2,6 Juta di Minimarket dengan Modus Pura-pura Belanja