Mendengar paparan itu, Ketua Komisi V DPR, Lasarus, langsung menyergap. Dengan nada tegas, dia meminta kejelasan.
"Naik dong, Pak Menteri, kalau begitu?"
Dudy tak serta-merta membenarkan. Jawabannya berusaha menengahi. "Saya tidak bilang begitu. Seperti Bapak sampaikan, harus ada keseimbangan," balasnya, berhati-hati.
"Mungkin kita perlu duduk lagi membahas ini. Soalnya, asumsi 2019 ternyata jauh lebih rendah dari kondisi faktual sekarang," lanjut Dudy, mengusulkan dialog lebih lanjut.
Pertukaran pendapat itu menyisakan tanda tanya besar. Di satu sisi, ada desakan untuk menyesuaikan harga dengan realitas ekonomi. Di sisi lain, ada kekhawatiran bahwa penyesuaian itu justru akan membebani calon pemudik. Perdebatan antara kenaikan wajar dan daya beli masyarakat tampaknya masih akan panjang.
Artikel Terkait
Polisi Gerebek Pabrik Mi Basah Berformalin di Boyolali, Produksi Diduga Sejak 2019
KAI Commeter Siapkan 1.149 Perjalanan Kereta Hadapi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026
KPK Sangkakan Bupati Rejang Lebong Terima Suap Rp980 Juta untuk Proyek PUPR
DPR dan Kemenhaj Pastikan Persiapan Haji 2026 Tetap Berjalan Meski Konflik Timur Tengah