tegasnya. Rencana listrikifikasi masif ini, terutama dari tenaga surya, disebutnya sebagai bukti efektivitas kepemimpinan Indonesia di mata dunia.
Di sisi lain, Prabowo tak lupa mengingatkan soal pengawasan. Sambil memberikan apresiasi pada kinerja Danantara yang diakui investor, ia menitipkan pesan keras. Pengelolaan kekayaan negara, baginya, adalah urusan 'darah bangsa' yang harus dijaga ketat.
"Kita harus mengawasi, karena ini adalah darah bangsa Indonesia. Tanpa kalau darah ini bocor terus, bangsa kita dalam keadaan susah,"
imbuhnya.
Ia menutup pidatonya dengan nada optimis, meski berhati-hati. Masa depan Indonesia, kata Prabowo, tetap cerah asal krisis dihadapi dengan gagah dan dana negara dikelola dengan penuh kejujuran.
Artikel Terkait
Polri dan Jurnalis Bagikan 100 Paket Sembako untuk Anak Yatim dan Dhuafa di Jakarta Barat
Iran Balas Serangan AS, Kapal Kargo Diserang di Selat Hormuz
F-PKB MPR Gelar Peringatan Nuzulul Quran dan Santunan Anak Yatim
Ketua Umum ISKI Baru: Komunikasi Krusial Jaga Kedaulatan di Era Banjir Disinformasi