Di sisi lain, ada cerita berbeda dari Kayfa, warga Tulungagung. Dia justru memang berencana mudik duluan. Profesinya sebagai atlet memberinya celah setelah klubnya meliburkan latihan untuk menyambut Lebaran.
Kayfa termasuk yang lebih gesit. Tiket pulang kampung sudah di tangan sejak sebelum bulan Ramadan. Saat itu, menurutnya, kursi masih banyak tersedia. “Dapat tiketnya saya sebelum puasa, Mas. Ya masih kosong, masih banyak,” ujarnya.
Jadi begitulah suasana di Pasar Senen siang tadi. Ada yang berangkat lebih awal karena terpaksa, ada juga yang memang sudah direncanakan. Satu hal yang sama: kerinduan untuk sampai ke kampung halaman.
Artikel Terkait
Polres Metro Tangerang Kota Sediakan Layanan Titip Kendaraan Gratis untuk Pemudik
KARA Raih Tiga Penghargaan Nilai Pelanggan dari Survei Konsumen di Enam Kota
Mendes PDTT Desak Pembaruan Data Tunggal untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Kapolda Riau Dianugerahi Maklumat Hari Ekosistem Atas Komitmen Green Policing