Ia menambahkan, kerawanan dan tindak kriminalitas seperti curanmor, pembegalan, dan penjambretan kerap meningkat di bulan Ramadan. Operasi ini jadi bentuk antisipasi.
Hasilnya? Tidak main-main. Setidaknya 49 unit sepeda motor berhasil diamankan dalam satu malam. Penyitaan dilakukan lantaran dua hal: surat-surat kendaraan yang tidak lengkap, dan penggunaan knalpot brong yang suaranya memecah kesunyian malam dan mengganggu warga.
Kini, puluhan motor itu dititipkan di Mapolres Salatiga sebagai barang bukti. Bagi pemilik yang ingin mengambilnya, syaratnya jelas: melengkapi administrasi dan mengganti knalpot brong dengan yang standar.
Namun begitu, ini bukan akhir. Petugas berkomitmen bakal terus menggencarkan patroli serupa sepanjang Ramadan. Targetnya satu: memastikan Salatiga kondusif dan bebas dari aksi balap liar yang tak hanya bising, tapi juga membahayakan nyawa.
Artikel Terkait
Polres Metro Tangerang Kota Sediakan Layanan Titip Kendaraan Gratis untuk Pemudik
KARA Raih Tiga Penghargaan Nilai Pelanggan dari Survei Konsumen di Enam Kota
Mendes PDTT Desak Pembaruan Data Tunggal untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Kapolda Riau Dianugerahi Maklumat Hari Ekosistem Atas Komitmen Green Policing