Salmon | TVRINews, Kendari
Ketergantungan daerah terhadap pertambangan di Sulawesi Tenggara dinilai perlu dikurangi. Itulah inti ajakan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah, kepada pemerintah daerah setempat. Menurutnya, sudah waktunya mencari sumber ekonomi baru yang lebih berkelanjutan.
Lalu, apa alternatifnya? Pariwisata. Fahri mendorong perusahaan-perusahaan tambang untuk ikut berkontribusi mengembangkan sektor ini. Ia meminta Gubernur Sultra agar mendorong hilirisasi perusahaan tambang ke ranah non-tambang, termasuk pariwisata.
"Langkah ini dinilai penting agar pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada industri pertambangan yang selama ini menjadi sektor dominan di wilayah tersebut," ujar Fahri, Selasa (10/3/2026).
Intinya, perusahaan tambang dinilai tak boleh cuma fokus mengeksploitasi alam. Ada tanggung jawab lebih besar yang harus diemban, yakni mendukung pengembangan sektor lain di daerah tempat mereka beroperasi.
"Perusahaan tambang seharusnya tidak hanya fokus pada eksploitasi sumber daya alam, tetapi juga berperan dalam pengembangan sektor non-tambang," tegasnya.
Artikel Terkait
Banjir dan Longsor Landa Bogor, 15 Rumah Terendam
Rem Blong Truk Picu Kecelakaan Beruntun 7 Kendaraan di JORR
Wakil Ketua MPR Desak Deteksi Dini Kesehatan Mental di Sekolah, Angka Remaja Berisiko Capai 34,9%
Longsor Sampah 50 Meter di Bantargebang Tewaskan 4 Orang, 5 Masih Hilang