Purbaya bahkan terlihat cukup percaya diri. “Anda percaya saja, saya cukup pintar, kok. Kita sudah mengalami harga minyak tinggi beberapa kali, nggak hancur negaranya, kan. Kenapa? Karena kebijakannya pas,” tambahnya sembari meminta masyarakat tetap tenang dan percaya pada langkah pemerintah.
Pasokan BBM Nasional Dipastikan Aman
Di sisi lain, dari kementerian yang berbeda, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan jaminan terkait pasokan. Ia memastikan stok BBM nasional masih andal, cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode puasa hingga Lebaran nanti.
Tak cuma soal stok, Bahlil juga menegaskan harga Pertalite tidak akan naik. Padahal, menurutnya, harga minyak dunia bahkan sudah menembus angka 118 dolar AS per barel.
Lonjakan ini memang signifikan. Sebuah laporan menyebutkan, harga minyak mentah Brent mencapai level 118 dolar AS per barel posisi tertinggi sejak pertengahan Juni 2022. Angka ini jauh melambung dibandingkan rata-rata harga pada Januari 2026 lalu, yang hanya berada di kisaran 64 dolar AS per barel untuk Brent. Sementara untuk jenis WTI, harganya waktu itu sekitar 57,87 dolar AS.
Jadi, meski angka di pasar global meroket, tampaknya masyarakat masih bisa bernapas lega untuk sementara. Pemerintah memilih bersikap wait and see, sambil memastikan pasokan di dalam negeri tetap lancar.
Artikel Terkait
Konflik Timur Tengah Tahan 270 WNA di Bali, Imigrasi Beri Keringanan
Bocoran Desain CAD Ungkap Wujud dan Spesifikasi iPhone Fold Apple
Qarrar Firhand Rebut Posisi 10 Besar di Final WSK Super Master Series Italia
Israel Balas Serangan Rudal Iran dengan Hantam Peluncur Rudal