Senin lalu, Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri berbincang hangat dengan seorang pelajar. Percakapan itu terjadi via video conference, bertepatan dengan peresmian 218 jembatan di berbagai daerah. Pelajar itu adalah Yamisa Zebua, remaja asal Nias, Sumatra Utara, yang namanya sempat ramai di media sosial beberapa waktu silam.
Yamisa, dengan polosnya, mengucapkan terima kasih kepada sang Presiden. “Terima kasih atas semua bantuan yang telah Bapak berikan kepada kami,” katanya, seperti tayang di kanal Youtube Sekretariat Presiden.
“Sekarang kami tidak lagi dan tidak membuka sepatu lagi kalau kami pergi ke sekolah, terima kasih Bapak Presiden.”
Ucapan itu merujuk pada jembatan yang baru dibangun di wilayahnya. Dulu, untuk sampai ke sekolah, Yamisa dan kawan-kawannya harus menyeberangi sungai deras sebuah perjalanan berisiko yang kini tak perlu lagi mereka lakukan.
Prabowo lalu bertanya lebih jauh. Saat mengetahui Yamisa berusia 17 tahun dan duduk di kelas 3 SMA, ia langsung menyinggung soal rencana masa depan. “Kamu mau sekolah kemana? Pengennya melanjutkan kemana?” tanya Prabowo.
Jawaban Yamisa jujur sekaligus menyentuh. Ia mengaku ingin melanjutkan ke perguruan tinggi. Sayangnya, biaya menjadi kendala besar. Orang tuanya, kata dia, tak sanggup membiayai.
Artikel Terkait
Singapura Gelar Lomba Esai Pelajar untuk Gali Ide Pemanfaatan AI bagi Ekonomi
Menteri PU Dukung Penyelidikan Proyek Cipta Karya di Sumut dan DKI
DPR Desak Penanganan Terpadu Kasus Investasi Bodong Koperasi BLN yang Rugikan 44 Ribu Korban
Chief Officer Kapal Divonis Seumur Hidup atas Kasus 1,9 Ton Sabu