Di Balik Senyum Kiky Saputri: Kisah Guru Honorer Bergaji Rp600 Ribu
Nama Kiky Saputri kini identik dengan kesuksesan di dunia komedi. Tapi siapa sangka, jauh sebelum tawa riuh mengiringi kariernya, perempuan ini berjuang di ruang kelas dengan gaji yang bikin ngelus dada.
Di momen Hari Guru ini, Kiky membuka lembaran lama tentang profesinya sebagai guru honorer. Masa-masa yang menurutnya penuh tantangan, terutama soal finansial.
"Gaji gue Rp 600.000 sebulan kan dulu,"
ungkap Kiky saat berbincang di Studio Trans7, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa (25/11).
Bayangkan saja. Dengan penghasilan segitu, ia harus pintar-pintar mengatur keuangan sampai ke hal paling mendasar. "Kayak kita cuma punya duit Rp10.000, gimana caranya kita atur buat makan sama buat naik Metro Mini," jelasnya sambil mungkin tersenyum getir.
Namun begitu, situasi sulit itu tak lantas membuatnya menyerah. Kiky justru mencari celah untuk bertahan. Selain mengajar di sekolah, ia membuka jasa les privat ke rumah-rumah. Sebuah langkah yang ternyata sudah dilakoni sejak kuliah.
"Dari zaman kuliah udah kerja les-les privat gitu kan, ngajar ke rumah-rumah. Jadinya alhamdulillah masih punya uang buat jajan sama buat kuliahlah waktu itu," tuturnya.
Meski kini hidupnya sudah berubah drastis, ada rasa rindu yang tetap melekat pada ingatannya. Rindu pada suasana sederhana bersama rekan-rekan seprofesi. "Ya pasti ada kangen-kangennya kumpul sama teman-teman, makan di kantin, nongkrong-nongkrong di pendopo, ngeliatin senior-senior ganteng. Pasti ada ada kangennya banget," pungkasnya.
Perjalanan Kiky dari ruang kelas ke panggung hiburan memang luar biasa. Tapi justru di sanalah letak pelajaran berharganya: bahwa setiap perjuangan, sekecil apa pun, suatu hari akan bermakna.
Artikel Terkait
Aurel Hermansyah Ungkap Hari Terburuk Jadi Ibu Usai Putrinya Azura Jatuh dari Tangga dan Dirawat di RS
Surya Saputra Laporkan Akun Palsu di X yang Catut Namanya untuk Sebar Ujaran Kebencian, Ternyata Penggemar Arya Saloka
Aktor China Jin Ze Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun, Agensi Minta Publik Hormati Privasi Keluarga
Ratu Sofya Laporkan Produser Film ke Polisi atas Dugaan Pencemaran Nama Baik