Rumah Sakit Soeharto Heerdjan Bantah Klaim Perawatan Paksa Pasien EO

- Senin, 09 Maret 2026 | 20:35 WIB
Rumah Sakit Soeharto Heerdjan Bantah Klaim Perawatan Paksa Pasien EO

Ceritanya berawal dari rumah sakit lain. EO sempat dibawa ke sana, tapi akhirnya dirujuk ke RSSH karena dinilai lebih membutuhkan penanganan khusus untuk kesehatan jiwanya. Begitu tiba, tim dokter jiwa langsung melakukan pemeriksaan mendalam.

"Pada saat dibawa ke sini tentunya, kami punya prosedur bagaimana menangani pasien-pasien dengan kondisi kesehatan jiwa," ujar Soeko.

Hasil asesmen itu yang kemudian mengarah pada satu rekomendasi: EO perlu dirawat inap untuk perawatan yang lebih intensif. Nah, keputusan ini tidak diambil sembarangan. Semua sudah melalui persetujuan keluarga. Sang suami, yang waktu itu mendampingi, secara sadar menandatangani informed consent sebagai bentuk izin tindakan kedokteran.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar