Sejumlah warga yang sehari-hari melintas di jalan itu mengaku sudah cukup lama merasakan gangguannya.
Burhan bercerita, dirinya setiap hari bolak-balik kerja dari Kanangasari ke Padalarang dan selalu melewati titik pembuangan ilegal itu. Ia berharap pemerintah segera turun tangan sebelum dampaknya makin meluas.
Keluhan Burhan bukan tanpa alasan. Di sisi lain, keberadaan tumpukan limbah yang begitu dekat dengan kawasan perkebunan dan permukiman ini memang berpotensi menimbulkan masalah lingkungan yang lebih serius. Butuh penanganan cepat sebelum semuanya terlambat.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Gelar Rapat Strategis Evaluasi Swasembada dan Persiapan Lebaran
Polisi Gerebek Pesta Narkoba di Bekasi, Buronan Kasus Ekstasi Diamankan
Wali Kota Banjarmasin Ajak Ormas Atasi Sampah dan Banjir
Tiga ABK Indonesia Hilang Usai Kapal Tugboat Meledak dan Tenggelam di Selat Hormuz