Minggu lalu, Irjen Agus Suryonugroho naik motor patroli. Dia menyusuri ruas Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, memeriksa kesiapan jalur itu untuk Lebaran 2026. Sebagai Kakorlantas Polri, Agus ingin memastikan semuanya beres. Dan menurutnya, jalur fungsional ini memang sudah siap dipakai untuk arus mudik dan balik nanti.
Peninjauan dari Sadang ke Setu itu intinya sederhana: memastikan infrastrukturnya layak. Operasi Ketupat 2026 tinggal hitungan hari, jadi semuanya harus matang. Agus mengakui, memang masih ada dua titik yang belum rampung. Tapi dia optimis.
"Ada dua titik yang masih dalam perbaikan di KM 16 dan KM 13, namun dari pihak pengelola jalan tol menyampaikan dalam dua sampai tiga hari ke depan perbaikan tersebut sudah selesai,"
ujar Agus, Senin (9/3/2026).
Nah, terkait pengoperasiannya, rencananya dibagi. Ruas dari Sadang sampai Bojongmangu akan dipakai untuk dua arah, baik mudik maupun balik. Sementara itu, bagian dari Sadang menuju Setu punya peran khusus. Jalur itu akan diaktifkan khusus saat arus balik membludak dari Bandung ke Jakarta. Tujuannya jelas: mengurai kemacetan.
"Japek II Selatan ini nantinya juga dapat mengalihkan arus kendaraan dari Bandung menuju Jakarta yang biasanya melalui Cikampek," jelasnya.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan Skenario Kontingensi BBM dan Elpiji Antisipasi Ketegangan Iran-AS
Pemerintah Siapkan Skenario Pengalihan Rute dan Anggaran Tambahan untuk Haji 2026
Calon Komisioner OJK Targetkan Kapitalisasi Pasar Modal Rp25.000 Triliun pada 2031
KPK Ungkap Dugaan Fee 10-15% dan Pengaturan Tender oleh Bupati Rejang Lebong