Di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, suasana riuh mengiringi peresmian kantor baru DPW PKB DKI. Ketua Umum partai, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, tampak sumringah memotong pita. Acara sederhana itu ternyata dibumbui canda dan refleksi atas perjalanan partai di ibu kota.
Dalam sambutannya, Cak Imin tak menyembunyikan rasa bangganya. PKB DKI berhasil merebut sepuluh kursi di DPRD provinsi, plus dua kursi di Senayan. Sebuah pencapaian yang, menurutnya, di luar dugaan banyak pihak.
"Dulu PKB DKI itu diremehkan semua orang, termasuk saya. Saya sendiri paling meremehkan DKI," ujarnya disambut tawa hadirin.
"Tapi lihat sekarang. Kita lebih suka dianggap tak diperhitungkan, eh tahu-tahu dapat 10 kursi. Luar biasa!"
Melihat hasil gemilang ini, Cak Imin lalu berkelakar. Dia bertanya-tanya, siapa sebenarnya yang paling berhak mengklaim kesuksesan ini. Apakah pengaruh dirinya sebagai ketua umum, atau kerja keras Ketua DPW PKB DKI, Hasbiallah Ilyas?
"Ya biasalah, kalau ada yang berhasil, semua mau klaim," candanya lagi.
"Tapi ya, ketua umum mengklaim ya berhaklah. Namanya juga ketua umum. Kalau mau klaim keberhasilan, jadiin ketua umum dulu," sambungnya dengan senyum khas. "Gampang, ya? Wong ada ketua umum sebelah aja, antara dipecat dan nggak dipecat, nggak jelas itu."
Artikel Terkait
BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob Saat Mudik Lebaran 2026
Lebih dari 3.000 Huntara di Aceh Timur Sudah Dihuni, Pembangunan Sisanya Dikebut
Oknum Anggota DPRD Kota Serang Dilaporkan Lakukan Pelecehan Seksual di Pandeglang
Enam Tewas dalam Kebakaran Bus di Swiss, Polisi Duga Aksi Sengaja