Presiden Prabowo Silaturahmi dengan Mantan Ajudan dan Pengawal Masa TNI

- Minggu, 08 Maret 2026 | 23:50 WIB
Presiden Prabowo Silaturahmi dengan Mantan Ajudan dan Pengawal Masa TNI

Minggu sore di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Hambalang terasa berbeda. Suasana hangat mengisi ruangan berarsitektur kayu khas rumah itu. Bukan acara resmi kenegaraan, melainkan sebuah pertemuan khusus. Prabowo mengundang dan berkumpul dengan para mantan ajudan serta pengawal setianya semasa masih berdinas di TNI.

Momen silaturahmi ini kemudian diunggah oleh akun resmi Sekretariat Presiden. Dari foto yang beredar, terlihat mereka duduk bersama dalam satu ruangan, berbincang santai.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, yang memberikan penjelasan mengenai pertemuan tersebut. Menurutnya, tamu-tamu yang hadir adalah orang-orang yang pernah mendampingi Prabowo secara langsung selama masa tugas di Kostrad dan Kopassus.

"Sedikit cerita di Minggu sore," kata Teddy lewat keterangannya. "Presiden Prabowo Subianto memanggil dan bersilaturahmi dengan seluruh mantan ajudan dan pengawal beliau. Ini dari masa dinas beliau di Kostrad dan Kopassus, atau saat masih aktif di TNI sekitar 30 tahun yang lalu."

Teddy lalu membeberkan soal kondisi para mantan ajudan dan pengawal itu sekarang. Rupanya, jalan hidup mereka cukup beragam. Sebagian ada yang masih melanjutkan karier di lingkungan TNI. Sementara yang lain sudah pensiun dan justru bekerja di perusahaan-perusahaan milik pribadi Prabowo sendiri.

"Beberapa dari mereka masih aktif sebagai TNI saat ini. Ada juga yang sudah pensiun namun dipekerjakan di perusahaan pribadi beliau," ujarnya.

Pertemuan penuh kenangan itu tentu saja menyisakan banyak cerita. Teddy menyebut, salah satu rekan yang hadir membagikan kisah pribadi yang cukup mengharukan. Dia bercerita bahwa putranya, yang dahulu disekolahkan oleh Prabowo, kini telah sukses menyandang gelar sarjana dan mendapatkan pekerjaan.

"Tidak hanya itu saja," sambung Teddy. "Salah satu dari mereka juga bercerita, bahwa putranya yang disekolahkan oleh Bapak Presiden kini sudah menjadi sarjana dan telah mendapatkan pekerjaan."

Pertemuan sederhana ini, di tengah kesibukan sebagai presiden, seperti menjadi pengingat akan ikatan lama yang tak mudah putus. Lebih dari sekadar reuni, ia menyiratkan hubungan yang terjalin jauh sebelum panggung politik nasional kini.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar