Netanyahu menegaskan, berkat operasi pengeboman yang dilakukan pilot Israel dan Amerika, kendali atas wilayah udara Iran kini berada di tangan mereka. “Kami telah memperoleh kendali hampir penuh atas ruang udara,” klaimnya. Pernyataan itu sekaligus menjadi sinyal bahwa eskalasi masih mungkin terjadi.
Di sisi lain, dia juga menyampaikan pesan langsung kepada rakyat Iran. Netanyahu menyebut ‘momen kebenaran’ akan segera tiba. Israel, katanya, berupaya membantu membebaskan mereka dari apa yang disebutnya ‘belenggu tirani’. Tak hanya itu, dia merasa Israel telah berhasil ‘mengubah Timur Tengah’ dan menggeser peta kekuatan di kawasan.
Data dari militer Israel seolah mengukuhkan klaim-klaim itu. Selama minggu pertama perang, mereka melaporkan telah melakukan sekitar 3.400 serangan ke Iran. Amunisi yang dijatuhkan? Sekitar 7.500. Angka yang tak main-main.
Namun begitu, langit Iran masih menyisakan tanda tanya. Dan perang, tampaknya, belum akan berakhir dalam waktu dekat.
Artikel Terkait
Analis Pertanyakan Klaim Israel Soal Penggunaan Bom Tandan oleh Iran
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka Meski Ketegangan Memanas
Banjir 60 Cm Rendam Jalan Meruya Selatan, 16 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang
Raymond/Joaquin Gagal ke Final, Indonesia Tersingkir dari All England 2026