Banjir 60 Cm Rendam Jalan Meruya Selatan, 16 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang

- Minggu, 08 Maret 2026 | 07:20 WIB
Banjir 60 Cm Rendam Jalan Meruya Selatan, 16 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang

Jakarta kembali diguyur hujan deras, dan akibatnya beberapa ruas jalan pun tak luput dari genangan. Salah satu yang paling parah adalah di Meruya Selatan, Jakarta Barat. Air banjir dilaporkan mencapai ketinggian 60 sentimeter, membuat kendaraan sama sekali tak bisa lewat.

Melalui akun X-nya, TMC Polda Metro Jaya memberikan peringatan langsung kepada pengendara.

"Genangan air setinggi 60 cm di Jl Meruya Selatan arah ke Pos Pol Meruya, tepatnya depan komplek Meruya Indah. Saat ini tidak bisa dilalui oleh kendaraan. Diimbau bagi Pengguna Jalan untuk mencari jalur alternatif,"

Begitu bunyi keterangan resmi mereka yang dikutip Minggu (8/3/2026) pagi tadi.

Masih di wilayah Barat, kondisi serupa meski tak sedalam itu terjadi di Daan Mogot. Di depan Hotel Samala, Cengkareng, genangan mencapai 40 cm. Kendaraan masih bisa melintas, tapi hanya lewat lajur kanan jalan saja. "Hati-hati ya," begitu pesan TMC untuk para pengemudi yang melintas di sana.

Tak cuma dua lokasi itu. Jalan Ring Road Puri Kembangan juga kebanjiran, sehingga akses menuju Pasar Minggu dan Ciledug terpaksa ditutup sementara. Sementara itu, di Jakarta Selatan, banjir merendam Jalan Kapten Tendean. Kabar baiknya, ruas jalan ini masih bisa dilewati dengan sangat hati-hati.

Menurut data terbaru dari BPBD DKI Jakarta yang dirilis sekitar pukul enam pagi, situasinya cukup mengkhawatirkan. Tercatat ada 48 RT dan 16 ruas jalan yang tergenang air. Parahnya, ketinggian air di beberapa titik bahkan mencapai 1,7 meter.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengonfirmasi angka-angka ini.

"BPBD mencatat saat ini terdapat 48 RT dan 16 Jalan tergenang,"

ujarnya dalam keterangan resmi hari ini. Situasi seperti ini tentu mengganggu aktivitas warga dan mengharuskan semua pihak untuk lebih waspada.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar