TANGERANG – Medali perak SEA Games Thailand 2025 sudah dalam genggaman. Tapi bagi Luis Estrela, itu belum cukup. Pelatih Timnas Futsal Indonesia Putri itu sudah menatap lebih jauh: emas di ajang berikutnya.
Final melawan Vietnam memang berakhir pahit. Garuda Pertiwi takluk 0-5 di Bangkokthonburi University Gymnasium, Kamis lalu. Namun begitu, hasil ini tetaplah sebuah torehan sejarah. Sebelumnya, catatan terbaik mereka cuma perunggu di 2017. Kini, mereka berhasil membawa pulang perak.
Di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat siang, Estrela terlihat lega sekaligus tak puas. Wajahnya menunjukkan kebanggaan, tapi ambisinya jelas lebih besar dari sekadar perak.
“Saya sangat senang dengan medali perak ini, tapi kami menginginkan emas di lain waktu. Emas, ya,” tegasnya di hadapan para wartawan.
Pelatih asal Portugal itu lantas membeberkan alasan di balik keyakinannya. Menurut dia, komposisi skuad saat ini punya fondasi yang solid. Ada keseimbangan menarik antara darah muda dan pengalaman, yang menurutnya bisa jadi modal berharga.
“Kami punya tim muda. Pemain yang paling berpengalaman memberikan keseimbangan yang baik,” ujarnya.
Estrela bahkan tak ragu menyebut potensi timnya melampaui batas regional. Di matanya, Garuda Pertiwi punya alat untuk bertarung di level yang lebih tinggi.
Artikel Terkait
Persija Juarai Klasemen Penonton Super League 2025/2026
Indonesia Kirim 17 Wakil ke Kejuaraan Asia 2026, Ganda Putra Jadi Sorotan
Frans Putros Dipanggil Timnas Irak untuk Persiapan Play-off Piala Dunia
AFC Jatuhkan Sanksi, Malaysia Kalah WO dan Gagal ke Piala Asia 2027