Jakarta Konflik di Timur Tengah makin panas. Iran berhadapan dengan Israel dan Amerika Serikat. Di tengah semua ini, satu nama perairan terus muncul dalam berita: Selat Hormuz. Bayangkan, lebih dari seperlima minyak dan gas dunia harus melewati jalur sempit ini setiap hari. Bisa dibilang, ini urat nadi energi global.
Meski Dubes Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, bilang selat ini tidak ditutup, ancaman keamanan di sini sudah cukup bikin pasar minyak dunia gemetar. Lalu, sepenting apa sih selat ini? Dan siapa saja yang paling kena getahnya kalau sampai ada masalah?
Mari kita lihat peta dan kenali delapan negara yang ada di sekitarnya.
Ketegangan belum reda. Tapi, soal kabar yang beredar tentang penutupan Selat Hormuz, Dubes Boroujerdi punya klarifikasi.
Begitu penegasan Boroujerdi, Minggu (8/3/2026) lalu. Ia menjelaskan, kapal-kapal yang patuh pada protokol keamanan khusus yang berlaku dalam situasi perang bisa tetap melintas. Namun begitu, ia menekankan keamanan harus berlaku untuk semua negara. Tak lupa, ia menuding kehadiran AS di kawasan sebagai sumber ketegangan yang memicu kekhawatiran.
Semua ini berawal dari serangan gabungan AS dan Israel ke Iran akhir Februari lalu, yang dikabarkan menewaskan sejumlah tokoh penting, termasuk Ayatollah Ali Khamenei. Para analis sudah angkat bicara. Mereka memperingatkan dampak besar yang bakal menghantam ekonomi global jika jalur strategis ini benar-benar macet.
Nah, sebelum bahas negara-negara di sekelilingnya, ada baiknya kita pahami dulu seluk-beluk Selat Hormuz ini.
Apa Itu Selat Hormuz?
Singkatnya, ini adalah gerbang satu-satunya dari Teluk Persia menuju Teluk Oman dan Laut Arab. Lebih dari 20% ekspor minyak dan gas alam cair dunia lewat sini. Jalurnya sendiri tidak terlalu lebar, cuma sekitar 55 sampai 95 kilometer saja.
Di utara, ada Iran dengan pelabuhan vitalnya, Bandar Abbas, plus beberapa pulau seperti Qeshm dan Hormuz. Di selatan, ada eksklave Musandam milik Oman yang menjorok ke laut. Sedangkan Uni Emirat Arab letaknya agak ke dalam, sekitar 65-80 km dari titik tersempit.
Kapal-kapal tanker raksasa melintas di jalur masuk dan keluar yang masing-masing selebar 3 km, dipisah zona penyangga. Meski sebagian jalur ada di perairan teritorial Oman dan Iran, hukum laut internasional tetap berlaku. Kendali praktisnya? Iran kuasai bagian utara, Oman pegang selatan.
Sudah punya gambaran? Sekarang, mari kita lihat siapa saja tetangga selat ini dan seberapa besar mereka bergantung padanya.
Negara-Negara di Sekitar Selat Hormuz
1. Iran
Negara inilah pengendali sisi utara selat dan pihak yang paling sering mengancam akan menutupnya. Pengaruhnya besar. Iran juga pemasok utama minyak mentah, terutama untuk China yang menyerap lebih dari 80% ekspornya.
Artikel Terkait
BNN Ungkap Laboratorium Narkoba Rusia di Vila Mewah Bali
Kebakaran Landa Rusun Cinta Kasih Tzu Chi di Cengkareng
Ketua Komisi X DPR Dukung Aturan Batas Usia 16 Tahun untuk Akses Media Sosial
BMKG Prakirakan Cuaca Berawan Dominan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Hari Ini