Suasana di sebuah restoran di Kemang, Jakarta Selatan, mendadak tegang Kamis lalu. Bukan karena menu yang istimewa, melainkan karena aksi sepasang suami istri yang berakhir dengan saling lapor di kantor polisi. Intinya soal dugaan pencurian makanan.
Semuanya terekam jelas di CCTV. Rekaman itu kemudian beredar luas di media sosial, memicu perdebatan. Pemilik restoran, Nabilah O'Brien, merasa dirugikan. Pasangan yang datang itu, berinisial Z dan E, memesan cukup banyak: 11 porsi makanan plus tiga minuman. Totalnya nyaris mencapai Rp 530 ribu.
Masalahnya, menurut pengakuan pihak restoran, pesanan itu dirasa terlalu lama. Alih-alih menunggu, pasangan tersebut mengambil langkah yang tak biasa: mereka masuk sendiri ke area dapur untuk mengambil makanan yang dipesan.
Kuasa hukum pemilik restoran, Eishen Simatupang, menjelaskan kronologinya di Polsek Mampang.
Usai mengambil makanan, pasangan itu kabur begitu saja. Mereka meninggalkan restoran tanpa membayar sepeser pun. Nabilah pun tak tinggal diam. Setelah somasi tak digubris, dia melaporkan kejadian itu ke Polsek Mampang Prapatan pada akhir September 2025. Laporannya sudah tercatat dengan nomor resmi.
Namun begitu, ceritanya tak berhenti di situ. Z dan E balik melapor. Mereka melayangkan laporan ke Dittipidsiber Bareskrim Polri, menuding Nabilah karena menyebarkan rekaman CCTV yang menampilkan wajah mereka ke publik.
Artikel Terkait
Studi Ungkap Dampak Ekonomi Ramadan: Harga Pangan Naik, Produksi Industri Turun
BI Ingatkan Bahaya Tukar Uang di Pinggir Jalan, Ajak Masyarakat Gunakan Layanan Resmi
BRIN Temukan Mikroplastik di Kedalaman 2.450 Meter di Jalur Arus Lintas Indonesia
HNW: Ramadan Momentum Perkuat Iman, Ilmu, dan Amal untuk Keunggulan Umat