Di sisi lain, untuk menjaga ketertiban, razia blok hunian memang jadi kegiatan rutin. Tak jarang, petugas lapas berkoordinasi dengan TNI dan Polri. Sinergi ini dianggap perlu untuk mencegah barang-barang terlarang, termasuk telepon genggam ilegal, beredar di dalam.
Lapas Pasir Pangarayan pun menyatakan sikap terbukanya. Mereka siap diawasi oleh masyarakat, media, ataupun instansi terkait. Bahkan, kalau otoritas yang berwenang mau turun langsung melakukan pemeriksaan, pihak lapas mengaku siap bekerja sama. Ini semua, kata mereka, sebagai bentuk komitmen transparansi.
Harapannya jelas. Dengan penjelasan ini, publik tidak serta-merta percaya pada informasi yang belum diverifikasi. Dukungan terhadap proses pembinaan narapidana diharapkan tetap berjalan.
Namun begitu, gaung isu pungli di lembaga pemasyarakatan seringkali tak mudah padam. Klarifikasi resmi seperti ini adalah langkah awal. Tinggal menunggu bagaimana realitas di lapangan berbicara.
Disunting oleh: Redaktur
Artikel Terkait
Dua Pemuda Terluka Parah Usai Petasan Jumbo Meledak di Pangandaran
Empat Tewas dalam Kecelakaan Maut Innova Tabrak Truk di Tol Batubara
Menteri dan Ribuan Warga Buka Puasa Bersama di Masjid Raya Baiturrahman yang Baru Ditetapkan sebagai Cagar Budaya
Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Bulungan, Getaran Terasa hingga Tanjung Selor